Potensi Indonesia sebagai negara tujuan investasi tidak pernah habis.Para pemilik modal yang kerap bergelut di dunia bisnis investasi, terus melirik Indonesia sebagai salah satu negara potensial untuk penanaman modal.Dalam hal ini, Indonesia merupakan salah satu tujuan utama dalam penanaman modal, sebab Indonesia memiliki aspek-aspek penting yang menunjang bisnis investasi terpercaya. Menurut Kementerian Perindustrian, daya tarik unik Indonesia menjadi pemicu tersendiri bagi investor asing untuk menanamkan modalnya. Daya tarik tersebut terwujud dari aspek-aspek penting pendukung investasi seperti adanya perekonomian yang sehat, situasi politik yang stabil, iklim investasi yang baik, melimpahnya sumber daya alam, situasi demografi yang menguntungkan, pasar domestik yang terus berkembang, serta memiliki peran global yang tidak bisa diremehkan.

Disebutkan pula bahwa Kementerian Perindustrian (Kemenperin) memberikan jaminan keamanan dan kenyamanan dalam berinvestasi bagi para investor, termasuk persoalan upah pekerja—yang selama ini sering kali berdampak krusial pada penanaman modal di Indonesia.Kemenperin pun senantiasa berusaha terus untuk mencari titik keseimbangan antara keinginan investor dengan harapan para pekerja dalam hal upah.Perekonomian yang sehat dan situasi politik yang stabil adalah indikator pertama bagi investor asing untuk melirik suatu negara sebagai tempat tujuan penanaman modal. Menjadi negara yang bebas dari autokrasi sejak 17 tahun lalu, stabilitas politik demokrasi di Indonesia mendorong sekaligus menjaga perekonomian yang sehat bagi bangsa dan negara Indonesia.

Jika dibandingkan dengan beberapa negara Asia Tenggara yang kini tengah didera konflik yang berkepanjangan, tentu Indonesia mampu menyediakan lahan investasi yang jauh lebih aman dan nyaman.Dengan nilai Produk Domestik Bruto (PDB) yang pernah mencapai US$ 870 miliar, Indonesia adalah negara dengan ekonomi terbesar di Asia Tenggara yang tepat untuk investasi bisnis.Ketahanan ekonomi Indonesia yang telah teruji melalui berbagai krisis ekonomi baik nasional maupun global membuat pemerintah terus belajar di tengah kondisi sulit sehingga mampu secara berkelanjutan menyelenggarakan iklim investasi yang aman dan menarik bagi investor.

Ditambah dengan berlimpahnya sumber daya alam, investor tidak akan kesulitan untuk mencari bahan baku produksi. Apalagi jika bicara soal produk gas alam cair dan pertambangan, Indonesia adalah produsen utama gas alam cair di dunia. Bagi investor yang bergerak di bidang pertambangan mineral, minyak dan gas bumi, produk-produk ini merupakan komoditas ekspor yang sangat potensial. Di sisi lain, situasi dan kondisi demografi Indonesia juga menjadi nilai plus dengan jumlah penduduk yang besar dapat menjadi pasar yang luas bagi produk-produk yang dihasilkan.

Pada tahun 2025 hingga 2035 nanti diperkirakan jumlah masyarakat usia produktif di Indonesia akan mendominasi segmen kependudukan. Bayangkan saja potensi produksi bangsa ini sepuluh tahun yang akan datang. Tidak hanya bekerja sebagai tenaga produksi, masyarakat Indonesia yang kurang lebih 53% hidup di daerah perkotaan juga merupakan pasar yang potensial danmemiliki daya beli yang terus meningkat. Industri manufaktur, makanan, kimia, dan lainnya sudah pasti memiliki kesempatan besar untuk berkembang dan menjadi industri besar di Indonesia.

Pada sisi lain pemerintah juga terus memperbaiki iklim penanaman modal di Indonesia agar kemudahan dan kenyamanan berinvestasi dapat dirasakan baik bagi investor dalam dan luar negeri. Beberapa kebijakan yang telah dilakukan antara lain pembaharuan dibidang regulasi, peluncuran paket kebijakan ekonomi sampai kepada kemudahan pelayanan perizinan melalui PTSP pusat.

Selain itu, fakta bahwa Indonesia merupakan negara favorit investor asing bisa dilihat dari survei yang dilakukan oleh Japan Bank of International Cooperation.Menurut survei tersebut, Indonesia menempati peringkat pertama negara ASEAN yang cocok untuk berinvestasi, jauh lebih tinggi daripada Thailand dan beberapa negara ASEAN lainnya. Selain itu, jika dilihat dari data investasi dari Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM), realisasi investasi di Indonesia pada kuartal pertama tahun 2016, penanaman modal dari investor luar negeri ternyata hampir dua kali lipat investasi domestik.

Sumber :BKPM

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *